Pages

Jumat, 31 Mei 2019

Simpang Lima, Kawasan Sentral di Atambua


Kawasan Simpang Lima Atambua, selalu menjadi pilihan jika ada konser musik nasional. Hal ini bisa dimaklumi. Sebab, lokasi Simpang Lima cukup strategis. Lapangan Simpang Lima juga dipilih menjadi venue edisi 2 Konser Musik Perbatasan Atambua (KMPA) 2019, 28-29 Juni.

Dalam event kali ini, hadir Grup Band Kotak, Andmesh, dan Gerson Oliveira asal Timor Leste. Ada juga performa band pendukung, Panglima (Atambua) dan Illumia (Kefa).

Menurut Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar Muh. Ricky Fauziyani, Simpang Lima Atambua kawasan yang lengkap.


"Kawasan Simpang Lima Atambua sangat lengkap. Destinasi ini juga menjadi pusat aktivitas dari warga Atambua. Ada banyak experience yang bisa dinikmati selama berada di sini," ungkap Ricky.

Sesuai namanya, kawasan ini berupa persimpangan dari 5 ruas jalan. Pada bagian tengahnya ada Tugu Pancasila dengan tinggi sekitar 10 Meter. Tugu ini menjadi salah satu ikon dan kebanggaan publik di sana. Selain musik, event lain yang digelar di sini adalah bazaar, hingga arena pacuan kuda.

Ada banyak nama beken yang pernah tampil Simpang Lima. Ada Slank, dMasiv, Judika, Cokelat, Jamrud, dan Kikan. Lapangan Simpang Lima mampu menampung sekitar 20 Ribu orang pengunjung.

Ricky menambahkan, wisatawan bisa menikmati banyak aktivitas selama berada di Simpang Lima Atambua.

"Memiliki fasilitas lengkap, wisatawan bisa melakukan banyak aktivitas. Mereka bisa menikmati wisata kuliner dan belanja. Ada banyak pilihan produk yang ditawarkan di sekitar destinasi," lanjutnya.

Di kawasan Simpang Lima Atambua, wisatawan bisa mendapatkan beragam produk khas Tanah Timor. Sebab, di sini ada banyak gerai dan pertokoan dengan beragam produk yang bisa digunakan sebagai cenderamata.

Area ini juga menyediakan beragam jenis kuliner karena banyak tersedia rumah makan. Ada juga beragam pilihan spot menginap, seperti Hotel Intan, Matahari, Paradiso, hingga homestay.

Tidak hanya itu, Simpang Lima Atambua juga menjadi kawasan perkantoran. Di sini dijumpai banyak kantor instansi pemerintah, Gedung DPRD, kompleks militer, hingga zona peribatadan pada Gereja Katedral.

"Bagi wisatawan penikmat KMPA 2019, silahkan menginap di kawasan ini. Secara geografis posisinya dekat dengan lokasi event. Kebutuhan dasar wiatawan juga banyak terpenuhi di sini," kata Ricky lagi.

Kawasan Simpang Lima Atambua pun terkoneksi dengan beberapa destinasi. Ada Air Terjun Mauhalek. Waktu tempuhnya sekitar 60 menit. Destinasi ini berada di Dusun Fatumuti, Raiulun, Lasiolat, Belu. Air Terjun Mauhalek posisinya tidak jauh dari garis demarkasi Indonesia-Timor Leste. Selain airnya yang sejuk dan jernih, kawasan ini didukung bentang alam yang eksotis.

"Atambua memang destinasi yang luar biasa. Atraksi, aksesibilitas, dan amenitasnya terbaik. Pokoknya KMPA 2019 harus menjadi destinasi utama. Publik Tiles silahkan menyeberang. Event ini terbuka bagi umum dan gratis. Silahkan menginap di kawasan Simpang Lima Atambua. Selain fasilitasnya lengkap, area ini memang strategis," jelas Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya.

Selain alam, Atambua juga memiliki beberapa destinasi sejarah. Sebut saja Benteng Mekes di Bukit Mekes. Destinasi ini juga familiar sebagai Benteng Ranu Hitu atau Benteng Lapis Tujuh. Spot lain adalah area makam Bangsa Melus. Destinasi tersebut berada di Bukit Batu Maudemu, Desa Maudemu. Arief yang juga Menpar Terbaik Asia Pasifik tersebut menjelaskan, wisatawan memiliki akses luas.

"Selain fasilitasnya, Kawasan Simpang Lima Atambua memang terkoneksi dengan banyak destinasi. Hal ini tentu akan memudahkan mobilitas mereka. Waktu menjaid semakin efisien sehingga ada banyak lagi experience yang bisa dieksplorasi," tutup Menpar. 

Jumat, 24 Mei 2019

Pesona Sumatera Barat Bius Peserta Famtrip Asal Maroko


Kementerian Pariwisata bekerjasama dengan KBRI Rabat menggelar Familiarization Trip (Famtrip) ke Padang dan Bukittinggi, Sumatera Barat, 26-29 April 2019. Famtrip diikuti 8 orang dari travel agency (TA), airline, pendamping dari KBRI Rabat, serta awak media.

Adapun peserta Famtrip yakni Salaheddine Bennani Vacancia (TA), Hamza Drissi Majestic Tours of Morocco (TA), Hind Adil Terratour (TA), Samya Rammach Satguru L'atelier du Voyage (TA), Laila Anouzla Assaharaa al Maghribia (Newspaper), Othmane Eddich Oman Air Casablanca (Airline), Nadia El Lahmar MAP perwakilan kantor berita resmi Maroko di Jakarta (Newspaper), dan Fauzan Adim KBRI Rabat.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kemenpar Nia Niscaya mengatakan, Famtrip ke Sumatera Barat diharapkan dapat memberi opsi destinasi pilihan baru bagi wisman asal Timur Tengah, termasuk dari Maroko yang selama ini lebih mengenal Jakarta, Puncak, Bandung dan Bali.

Peserta Famtrip tiba di Bandara Internasional Minangkabau sekitar pukul 22.00 WIB. Kedatangan peserta disambut Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Sumatera Barat, Oni Yulfian.

Pada kesempatan itu, ditampilkan sejumlah penari daerah setempat sebagai ucapan selamat datang kepada peserta. Setelah itu, mereka langsung menuju Hotel Mercure Padang untuk beristirahat, ujarnya.

Hari berikutnya, peserta mulai mengunjungi spot-spot wisata yang terkenal di Kota Padang. Para peserta diajak melihat daerah Kota Tua Padang sekaligus melihat keunikan Jembatan Siti Nurbaya.

Asdep Bidang Pengembangan Pemasaran II Regional III Kemenpar Sigit Wicaksono menambahkan, hujan deras yang mengguyur pagi itu tidak mengurangi antusiasme para peserta untuk menikmati Kota Padang. Sebelum kembali ke hotel untuk istirahat siang, para peserta melakukan kunjungan singkat ke Museum Adityawarman dan Masjid Raya Sumatera Barat yang terkenal sangat unik arsitekturnya.

Sore harinya, peserta ikut mengunjungi Pantai Air Manis dimana tempat wisata tersebut terkenal dengan batu Malin Kundang dan kemudian mengunjungi Monumen Padang IORA. Malam harinya, para peserta menikmati makan malam dengan menu seafood di restoran seafood pinggir pantai, ungkapnya.

Keesokan paginya, peserta mulai berangkat menuju Bukittinggi. Perjalanan ditempuh selama kurang lebih 2,5 jam. Dalam perjalanan, peserta diajak mampir ke Air Terjun Lembah Anai menikmati keindahan alam dan berbelanja souvenir. Perjalanan dilanjutkan menuju Desa Pandai Sikek untuk berbelanja songket dan melihat replika pembuatan songket sambil menikmati pemandangan Gunung Marapi.

Setelah itu, sampailah para peserta di Taman Panorama Ngarai Sianok di Bukittinggi yang juga disambut oleh perwakilan Dinas Pariwisata setempat. Lalu dilanjut dengan mengunjungi Lobang Jepang. Perjalanan di Bukittinggi ditutup dengan mengunjungi ikon wisata utama Kota Bukittinggi yaitu Jam Gadang. Karena waktu yang singkat, peserta harus sudah kembali ke Padang untuk menghadiri networking dinner dengan Dispar dan DPD ASITA Sumatera Barat.

Famtrip bersama TA/TO dan media asal Maroko ini diharapkan dapat meningkatkan citra pariwisata Indonesia bagi masyarakat Maroko dan mendongkrak jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia. Ini juga dapat meningkatkan citra pariwisata bagi wisman asal Maroko dan masyarakat Timur Tengah pada umumnya," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Sembari menikmati makan malam, para peserta kemudian beramah tamah dan berdiskusi dengan TA/TO lokal untuk membahas kerjasama lebih jauh. Menpar Arief berharap peserta dapat kembali mengunjungi Indonesia dan menjual paket-paket wisata Indonesia selain Bali.

Jumat, 17 Mei 2019

Siap Genjot Sarana Pendukung untuk Kembangkan Ekowisata di Kalimantan


Pengembangan destinasi wisata di Kalimantan Tengah tertuang dalam beberapa draf peraturan. Salah satunya PP No.50/2011 tentang Rencana Kepariwisataan Nasional Tahun 2010-2025. Wacana pembangunan sarana pariwisata pun mengemuka.

Sejalan dengan upaya pengembangan produk ekowisata berbasis sungai, ada 11 sungai besar di Kalimantan Tengah yang berpotensi untuk digarap. Panjang sungai tersebut lebih kurang 4.675 km. Yaitu Sungai Barito, Kapuas, Kahayan, Mentaya, Katingan, dan Kumai. Kemudian Sungai Seruyan, Arut, Sebangau, Jelai, dan Lamandau.

Kepala Bidang Sosial, Budaya dan Pemerintahan Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda Litbang) Kalimantan Tengah Tukas menyebut, beberapa sarana penunjang pariwisata sudah diusulkan. Antara lain pendopo di tepian sungai, guest house, jembatan titian dan dermaga tambat, serta perahu/ kapal wisata. "Kami siap ikut meningkatkan pembangunan untuk kebaikan sungai-sungai di Kalimantan Tengah," ujar Tukas.

Pada Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Produk Ekowisata Berbasis Sungai, mencuat sejumlah tempat Ekowisata. Dalam kegiatan yang berlangsung di Swiss Belhotel Palangkaraya, Jumat (10/5), disebutkan beberapa tempat yang layak dikunjungi.

Di sini ada kawasan yang disebut Tanjung Harapan Tanggui. Wisatawan dapat melakukan aktivitas memberi makan orangutan. Tersedia juga jalur trekking, information centre, menara pengintai satwa, penangkaran penyu sisik, dan lain-lain. Pelancong juga bisa ikut melakukan pelepasan tukik.

Sebelumnya, salah satu pemateri Ary Suhandi menyatakan, sungai dengan budaya dan kehidupan masyarakat di sekitarnya, adalah aset pariwisata. Dan merupakan daya tarik bagi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

Beberapa contoh yaitu Pasar Terapung (Floating Market). Ini merupakan bagian dari sejarah wisata sungai sebagai salah satu daya tarik wisata bagi wisatawan asing maupun domestik. Tahun 2013, Kemenpar pernah memberikan perhatian untuk pengembangan wisata susur sungai di Banjarmasin, khususnya untuk sungai Martapura dan sungai Barito, serta anak-anak sungai lainnya.

Untuk menunjang ekowisata, berbagai aktivitas dapat dilalukan sesuai dengan karakteristik sungainya. Dalam hal ini ada dua kategori, yaitu wisata petualangan/ adventure. Meliputi Boating up, Rafting, Bamboo Rafting, Tubing, dan Body Rafting. Kemudian kategori natural-cultural & wildlife meliputi River Cruise, Wildlife Cruise, dan Cultural Festival.

Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaaan Kemenpar Ni Wayan Giri Adyani mengatakan, ada beberapa langkah awal yang harus dilakukan untuk mengembangkan ekowisata di wilayah sungai di Kalimantan Tengah. Antara lain memberikan edukasi dan pemahaman pada masyarakat bahwa sungai memiliki fungsi yang lebih luas.

Sungai tidak hanya bisa dimanfaatkan untuk kepentingan tambang dan pembuangan sampah. Tetapi dapat mendatangkan manfaat yang lebih besar bagi kehidupan jangka panjang, ujarnya.

Asdep Bidang Pengembangan Wisata Alam dan Buatan Kemenpar Alexander Reyaan mengaku akan menggali terus potensi-potensi yang ada di sejumlah sungai di Kalimantan Tengah. Menurutnya, pengoptimalan potensi tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar maupun masyarakat umum.

Kegiatan ekowisata umumnya dilakukan di kawasan konservasi seperti Taman Nasional, Taman Wisata Alam, Taman Hutan Raya, Taman Buru dan Area Sungai. Namun ekowisata juga tetap dapat dilakukan di areal non-konservasi selama kegiatannya masih tetap mengacu 3 pilar utama yaitu Ekologi, Ekonomi, dan Sosial budaya, bebernya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menegaskan, tujuan FGD kali ini adalah untuk memperkenalkan serta mengangkat pengembangan produk ekowisata berbasis sungai di Kalimantan Tengah dan sekitarnya. Lalu brainstorming guna penyelarasan pengembangan produk ekowisata berbasis sungai dengan stakeholders terkait, memperoleh dukungan dari para stakeholders serta pemangku kawasan, sekaligus menyusun pola perjalanan produk ekowisata sungai.

Dengan adanya acara ini, diharapkan dapat lebih memperkenalkan konsep produk ekowisata berbasis sungai kepada stakeholders ekowisata. Selain itu, diharapkan para pemangku kawasan lebih serius untuk bersinergi dalam pengembangan ekowisata yang memiliki konsep saling terkait dan menguatkan. Sehingga, konsep tersebut dapat memajukan pariwisata nasional dan berkontribusi nyata terhadap devisa negara, tandasnya.

Jumat, 10 Mei 2019

Cara Membuat Keripik Pisang yang Tipis dan Renyah


Salah satu jenis cemilan yang mudah dan enak disantap adalah keripik. Misalnya saja keripik pisang. Lebih enak lagi kalau keripiknya tipis dan digoreng renyah. Bagaimana cara membuatnya?

Ternyata rahasia keripik pisang yang tipis dan renyah adalah penggunaan pisang kepok yang belum terlalu matang dan kapur sirih. Pengirisan pun sebaiknya menggunakan pasrah atau vegetable slicer.

Bagi Anda yang penasaran seperti apa proses pembuatan keripik pisang yang renyah, berikut ini kami sajikan cara membuat keripik pisang tipis renyah.

Resep Keripik Pisang

Bahan:

  • 2 sisir pisang kepok setengah matang
  • 10 butir bawang putih, haluskan
  • 2 liter air
  • 1 sendok makan gula pasir
  • 1/2 sendok teh kapur sirih
  • garam halus secukupnya
  • minyak goreng secukupnya

Cara membuat keripik pisang:

  1. Siapkan baskom berukuran besar, kemudian tuangi 2 liter air. Masukkan pula bawang putih yang sudah dihaluskan, garam, gula pasir, dan kapur sirih. Aduk hingga semua bumbu tercampur rata dan larut di dalam air.
  2. Kupas kulit pisang kepok, kemudian iris pisang menggunakan pasrah atau vegetable slicer. Usahakan agar setiap irisan memiliki ketebalan yang sama. Jadi saat digoreng bisa matang dalam waktu yang sama dan memiliki warna yang seragam.
  3. Masukkan pisang yang sudah diiris tipis ke dalam air rendaman bumbu yang sudah dibuat tadi. Diamkan selama setidaknya 30 menit.
  4. Panaskan minyak goreng dalam jumlah banyak, lalu goreng pisang yang telah ditiriskan dari air rendaman bumbu. Goreng sedikit demi sedikit agar pisang tidak hancur dan berbentuk keriting.
  5. Goreng pisang sampai berwarna kuning keemasan dan benar-benar renyah. Angkat dari penggorengan, kemudian tiriskan minyaknya.

Simpan keripik di dalam toples atau wadah kedap udara lainnnya. Boleh juga dikocok bersama bumbu kentang goreng untuk menghasilkan keripik pisang rasa keju, balado, jagung manis, atau rumput laut.

Demikian cara membuat keripik pisang yang tipis dan renyah. Sajikan sebagai cemilan atau suguhan untuk tamu di rumah.

Jumat, 03 Mei 2019

4 Resep Kreasi Marie Regal Kekinian, Enak dan Mudah Dibuat


Masih hobi ngemil marie regal? Biskuit susu yang satu ini memang sudah jadi jajanan favorit sejak puluhan tahun lalu. Biasanya disantap dengan dicelupkan ke dalam susu terlebih dahulu.

Sekarang cara menyantap marie regal semakin bervariasi. Biskuit susu ini bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan penutup yang enak. Misalnya choco balls, milkshake, atau banoffee pie.

Berikut ini kami tampilkan 4 resep kreasi marie regal kekinian yang enak dan mudah dibuat. Tak perlu oven, bahkan ada yang menggunakan tiga bahan dan dimasak tanpa menggunakan api sama sekali.

1. Banoffee Pie


Ini adalah jenis no-bake pie yang hanya perlu didinginkan di lemari es. Memadukan rasa gurih biskuit susu, caramel toffee, whipped cream dan pisang. Simak resep dan cara membuatnya.

Bahan pie crust:

  • 250 gram biskuit, haluskan
  • 5 sendok makan margarin

Bahan caramel toffee:

  • 350 susu kental manis
  • 70 gram gula kaster/gula palem
  • 50 gram mentega (butter)
  • 1/4 sendok teh garam
  • garam secukupnya

Bahan filling cream:

  • 100 ml whipped cream, kocok hingga kaku
  • 250 gram unsalted butter
  • 100 gram cream cheese
  • kental manis secukupnya

Bahan topping:

  • 5 buah pisang matang ukuran sedang, iris sesuai selera
  • 30 ml sirup vanilla
  • dark chocolate secukupnya, parut

Cara membuat:

  1. Langkah pertama adalah membuat adonan caramel toffee terlebih dahulu. Cairkan mentega (butter) dan gula kaster/palem. Kemudian masukkan 350 gram kental manis dan garam. Aduk hingga merata, kemudian angkat.
  2. Kocok whipped cream, unsalted butter, cream cheese, dan kental manis, kemudian sisihkan.
  3. Campur marie regal yang sudah dihaluskan dengan margarin, kemudian padatkan di dasar dan tepian loyang untuk membuat pie crust.
  4. Tuang adonan karamel di atas pie crust. Kemudian susun irisan pisang di atasnya. Lalu tuang filling cream.
  5. Tambahkan topping berupa parutan dark chocolate, lalu siram dengan sirup vanila.

Banoffee pie siap dinikmati. Masukkan ke dalam lemari es terlebih dahulu, kemudian potong-potong dan sajikan.

2. Puding Marie 3 Lapis


Puding yang sempat viral di kalangan pecinta masak ini memang memiliki penampilan dan rasa yang istimewa berkat lapisan puding mentega, cokelat, dan biskuit marie. Cocok untuk teman minum teh di sore hari. Dijadikan hantaran atau pengganti kue ulang tahun pun oke.

Bahan puding marie:

  • 650 ml air
  • 7 sendok makan gula pasir
  • 1 bungkus agar-agar plain
  • 1 bungkus biskuit marie

Bahan puding mentega:

  • 500 ml air
  • 5 kuning telur
  • 100 gram mentega, cairkan
  • 2 sendok teh esens vanilla (atau rhum)
  • 1 bungkus agar-agar plain
  • 1/2 kaleng kental manis putih
  • 6 sendok makan gula pasir

Bahan puding cokelat:

  • 1 agar-agar warna coklat
  • 9 sendok makan gula pasir
  • 3 sendok makan cokelat bubuk
  • 650 cc air

Cara membuat:

  1. Campur agar-agar dan gula dari bahan puding marie, kemudian tuangi air sedikit demi sedikit. Selanjutnya masak di atas kompor sambil terus diaduk sampai mendidih.
  2. Siapkan cetakan puding, kemudian tata biskuit marie di dasarnya. Jika ingin biskuit marie tidak mengapung, tuang sedikit cairan puding pada cetakan. Tunggu sampai agak keras, baru tuangkan sisa puding.
  3. Tuangi puding sedikit demi sedikit dan tunggu sampai puding mengeras sebelum dituangi adonan puding mentega.
  4. Campur mentega cair yang sudah agak dingin, kuning telur, dan kental manis. Aduk dengan kawat pengocok (whisk) sampai benar-benar tercampur rata, kemudian sisihkan.
  5. Campur agar-agar dari bahan puding mentega dengan air dan gula, kemudian masak di atas kompor sampai mendidih. Setelah mendidih, angkat dari kompor dan tuang sedikit ke adonan kuning telur. Segera kocok hingga tercampur rata, kemudian masukkan sisa agar-agar. Kocok kembali hingga tercampur rata.
  6. Tuangkan puding mentega ke atas lapisan puding marie yang sudah dibuat sebelumnya dan tunggu sampai mengeras.
  7. Campur semua bahan puding cokelat, kemudian tuangi air sedikit saja. Aduk sampai tidak ada yang menggumpal, kemudian baru masukkan sisa air.
  8. Masak bahan puding cokelat di atas kompor sambil terus diaduk sampai mendidih.
  9. Setelah mendidih, tuangkan puding cokelat ke atas lapisan puding mentega. Tunggu sampai seluruh lapisan mengeras, kemudian keluarkan dari cetakan.

Puding marie tiga lapis siap disajikan. Potong-potong dan sajikan bersama teh atau kopi. Boleh juga disimpan di dalam lemari es. Tetapi karena berbahan agar-agar puding seperti ini juga cepat mencair. Jadi sebaiknya segera dikonsumsi atau diberikan.

3. Choco Balls 3 Bahan


Jajanan yang satu ini sangat mudah dibuat. Hanya membutuhkan tiga bahan dan tak perlu api untuk memasaknya. Buat dalam jumlah banyak dan letakkan di atas paper cup satu per satu. Jadilah cemilan enak untuk pesta.

Bahan:

  • 90 gram marie regal
  • 5 sachet kental manis cokelat
  • meises secukupnya

Cara membuat:

  1. Tumbuk marie regal hingga halus.
  2. Campur marie regal dengan kental manis. Kemudian buatlah bola-bola.
  3. Gulingkan bola cokelat di atas tumpukan meises, hingga seluruh permukaannya tertutup meises.

Sajikan choco balls segera atau padatkan di dalam lemari es terlebih dahulu.

4. Susu Regal


Olahan susu dan biskuit marie regal yang satu ini lagi digemari anak muda. Belajar cara membuatnya sendiri, yuk.

Bahan:

  • 200 ml susu UHT full cream
  • kental manis secukupnya
  • 1 sendok makan krimer bubuk
  • 1 sendok teh ekstrak rhum (opsional)
  • 1 sendok makan susu evaporasi
  • 3 keping marie regal, tumbuk kasar
  • es batu

Topping:

  • marie regal secukupnya, patahkan

Cara membuat:

  1. Masukan susu UHT ke dalam gelas, kemudian tambahkan kental manis sesuai selera.
  2. Tambahkan krimer bubuk, ekstrak rhum (opsional), dan susu evaporasi. Aduk hingga tercampur sempurna.
  3. Masukkan es batu ke dalam susu regal, kemudian letakkan marie regal yang sudah dipatah-patahkan sebagai topping.
  4. Sajikan susu regal segera. Paling enak diminum sebelum topping marie regalnya belum lembek dan tenggelam.

Demikian resep-resep kreasi biskuit marie regal yang bisa Anda coba di rumah.