Pages

Jumat, 06 Maret 2020

Ini Dia Cara Merawat Sofa agar Tetap Awet dan Terlihat Baru


Apabila Anda masih memiliki sofa di rumah atau di tempat lain yang sudah mulai kusam, jangan terburu-buru untuk menukarnya dengan sofa baru. Karena Anda bisa menyulapnya. Cuci sofa bisa jadi pilihan Anda. Namun ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan saat membersihkan sofa. 

1. Jauhkan Sofa dari Sinar Matahari Langsung

Apabila sofa Anda terbuat dari bahan yang rentan rusak atau bahan yang berisiko terkelupas, jangan berani-berani menaruh sofa di bawah sinar matahari langsung. Kalau tidak, siap-siap sofa Anda tidak bertahan lama. Selain itu, menaruh sofa yang berada di bawah sinar matahari, membuat warna dari sofa itu sendiri menjadi memudar. 

2. Jangan Selalu Duduk di Salah Satu Bagian Sofa

Berusahalah duduk tidak pada bagian yang sama agar sofa tetap terlihat bagus dan awet saat dipakai. Anda bisa menginstruksi kepada orang-orang rumah untuk bisa memerhatikan ini. Anda tidak mau kan, tamu Anda merasa tidak nyaman saat berkunjung ke rumah Anda. Selain itu, apabila diduduki secara terus menerus, bentuk dudukan ini akan terlihat menurun. Hal ini bisa menghilangkan nilai estetika dari sofa Anda. 

3. Bersihkan Sofa secara Berkala

Ada berbagai cara untuk membersihkan sofa. Selain alat yang dibutuhkan, Anda juga harus memperhatikan bahan dari jenis sofa Anda. Selain itu, Anda juga harus memperhatikan dan menyesuaikan jenis kotorannya. 

a. Debu
Pertama, Anda bisa memulai membersihkan sofa Anda dengan cara menghilangkan debunya. Anda bisa menggunakan penghisap debu atau kain yang bersih. Apabila Anda memilih penghisap debu, pastikan bahan sofa yang Anda miliki bersahabat dengan alat ini. Selain itu, Anda juga harus memperhatikan dan menyesuaikan bentuk kepala dari alat penghisap debu. Jangan luput juga untuk mengecek terlebih dahulu apakah ada benda-benda tajam atau lainnya yang tidak bersahabat dengan alat ini.

Apabila Anda menggunakan kain bersih, pastikan Anda memilih kain yang berserat lembut. Fungsinya untuk mengangkat debu-debu yang sangat tipis. Bila perlu basahi kain agar lebih mudah menangkap debu. Namun, bila debu itu sangat tebal, Anda bisa memilih serat kain yang kasar. 

b. Noda
Jika ada noda pada sofa, Anda bisa membersihkannya menggunakan cuka dan mengusapnya dengan lembut dengan kain microfiber. Atau juga bisa Anda lakukan dengan sikat bekas. Apabila Anda tidak memiliki stk cuka, Anda juga bisa membuat cairan pembersih sendiri yang bisa digunakan berkali-kali dan lebih hemat. Cairan ini bisa diperoleh dari sabun cuci piring. 

Cara membuat pembersih ini terbilang mudah. Cukup Anda siapkan cairan atau sabun cuci piring dan dicampur air hangat. Kemudian, aduk hingga menyatu atau Anda juga bisa menggunakan mixer untuk melarutkan sampai muncul busa lembut di permukaannya. Anda tinggal menggosok dengan kain atau sikat pada noda tersebut. Sisa dari sabun tersebut bisa Anda basuh dengan kain bersih lainnya yang sedikit basah.

4. Panggil Penyedia Jasa

Apabila kotoran-kotoran tersebut susah dihilangkan dan Anda tidak punya waktu terhadap hal itu, Anda bisa mencari penyedia jasa seperti Sejasa. Perusahaan yang sudah terverifikasi ini bisa membersihkan sofa Anda dengan bersih dan rapi. Penyedia jasa ini melakukan pembersihan dengan chemical, sedot debu bahkan bisa menjamin pengeringan sofa hingga 70% dalam waktu 1-3 hari pada suhu normal ruangan.

Jadi, tidak ada alasan lagi untuk tidak cuci sofa Anda kan? Semuanya dapat Anda lakukan hanya dengan modal kecil untuk mengembalikan sofa Anda seperti pada waktu pertama kali beli.

0 komentar:

Posting Komentar