Pages

Senin, 05 Juli 2021

Apa Membeli Kalung Emas 1 Gram Bisa Disebut Investasi?


Jenis emas logam mulia tentu lebih menguntungkan dibanding membeli kalung emas 1 gram untuk berinvestasi. Namun, apakah hal tersebut tergolong investasi? Simak ulasan berikut ini untuk mengetahuinya.

Investasi bisa dilakukan melalui berbagai instrumen dengan tingkat keuntungan dan risiko yang berbeda-beda. Salah satu jenis investasi yang bisa dipilih adalah emas. Investasi emas merupakan instrumen yang paling banyak dipilih oleh orang-orang karena keuntungan yang cukup besar dan tingkat risiko yang kecil.

Apalagi jika jangka waktu yang ditargetkan dalam berinvestasi emas cukup panjang hingga bertahun-tahun, maka keuntungan yang akan kamu dapat pastinya akan besar pula.

Pertanyaanya, bagaimana jika kamu ingin berinvestasi emas sekaligus menggunakannya sebagai perhiasan untuk menunjang penampilan? Misalnya saja membeli kalung emas 1 gram untuk berinvestasi sekaligus digunakan sebagai perhiasan yang dapat digunakan.

Nah, untuk menemukan jawaban atas pertanyaan mengenai emas sebagai perhiasan sekaligus untuk instrumen dalam berinvestasi, berikut penjelasan yang dapat kamu pahami.

Pengertian Investasi Emas

Untuk mengetahui pembelian emas sebagai investasi, kamu harus memahami arti dari investasi emas itu sendiri. Investasi emas adalah aktivitas bisnis yang menggunakan emas sebagai media untuk menghasilkan keuntungan. Yang mana, kamu membeli emas dengan ukuran gram tertentu dan disimpan hingga beberapa tahun.

Hal ini dilakukan untuk mendapatkan peningkatan pada jumlah nilai dari emas atau melebihi harga pada saat membeli emas tersebut. Dari sini kamu sudah dapat melihat tujuan saat membeli emas yaitu untuk mendapatkan keuntungan dari nilai atau harga emas yang mengalami peningkatan. Selain itu, media untuk investasi emas biasanya berupa emas logam mulia dan bukan emas perhiasan.

Tujuan dari Membeli Emas

Setelah kamu memahami pengertian dari investasi emas, pahami juga tujuan kamu dalam membeli emas. Hal ini akan membedakan jenis emas yang akan dibeli nantinya. Di mana, jenis emas logam mulia dan emas perhiasan memiliki nilai serta keuntungan yang berbeda-beda pula. Berikut ini beberapa alasan mengapa kamu harus menentukan tujuan dalam membeli emas seperti kalung emas 1 gram untuk perhiasan atau emas logam mulia:

Logam mulia dengan kadar emas murni merupakan jenis emas yang cocok untuk dijadikan investasi. Hal ini mengacu pada kandungan emas murni di dalamnya, tanpa ada campuran logam lain. Sedangkan emas perhiasan biasanya akan ditambahkan jenis logam lainnya agar membantu proses pembentukan emas perhiasan seperti kalung, cincin, anting, dan jenis perhiasan lainnya sehingga harga jualnya juga akan berbeda dibanding logam mulia.

Fisik logam mulia lebih baik ketimbang emas perhiasan karena emas logam mulia disimpan di tempat tertentu dan tidak digunakan. Sementara emas perhiasan seperti kalung emas 1 gram, biasanya akan digunakan ketika bepergian ke tempat tertentu. Ketika dijual, kondisi emas juga berpengaruh pada segi harga emas yang akan dijual.

Setiap toko emas biasanya akan menerima penjualan emas logam mulia dengan harga yang sesuai. Sementara emas perhiasan biasanya akan dijual melalui toko tempat pertama kali membeli emas untuk mendapatkan harga yang lebih besar dan sesuai.

Beberapa alasan tersebut lah yang menjadi acuan kamu dalam membeli kalung emas 1 gram untuk investasi. Jika kamu membeli emas logam mulia dengan nilai yang sama untuk berinvestasi akan lebih jelas menguntungkan.

Tips dalam Membeli Emas dengan Tujuan Investasi

Emas memang menjadi instrumen investasi yang paling cocok bagi pemula dalam dunia investasi. Pasalnya, tingkat risiko emas yang rendah dan keuntungan yang dihasilkan cukup tinggi. Selain itu, emas juga tahan dengan inflasi dan proses jual beli yang juga mudah. Oleh karena itu, tips berikut ini bisa menjadi langkah kamu yang baru ingin berinvestasi dan menjadikan emas sebagai instrumen investasi yang dipilih:

Menentukan Jangka Waktu untuk Mendapatkan Keuntungan

Sebelum membeli emas, tentukan dulu jangka waktu yang ingin kamu targetkan dalam mendapatkan keuntungan. Biasanya minimal 1 tahun untuk mendapatkan harga jual yang lebih besar dibanding harga saat membelinya. Hal ini berarti kamu harus mempersiapkan dana yang difokuskan untuk berinvestasi dan bisa dicairkan di tahun berikutnya.

Hal ini untuk menghindari harga beli emas yang kamu miliki menjadi turun karena investasi emas baru bisa menghasilkan dengan jangka waktu yang panjang.

Selalu Memantau Pergerakan Harga Emas

Ketika kamu sudah membeli beberapa gram emas dan ingin menambah jumlahnya, ada baiknya untuk memantau pergerakan harga emas di pasar. Kamu bisa membeli emas ketika harga emas sedang turun karena harga emas yang turun ini biasanya hanya sebentar, kemudian harga akan kembali stabil bahkan naik.

Membeli Emas dalam Jumlah yang Besar

Untuk mendapatkan keuntungan dalam berinvestasi emas, sebaiknya kamu membeli emas dalam jumlah gram yang lebih besar. Hal ini karena harga emas dalam jumlah besar akan lebih murah dibanding membelinya per gram. Misalnya saja harga emas per gram Rp900 ribu, jika kamu membeli emas dalam jumlah besar seperti 3 gram, maka harganya bisa sekitar Rp2,6 juta.

Memilih Tempat Jual Beli Emas yang Aman dan Terpercaya

Membeli emas untuk berinvestasi, pastinya kamu harus membelinya di tempat yang resmi seperti Antam atau Pegadaian. Hal ini untuk menghindari praktik penipuan yang bisa terjadi. Bukannya untung, uang yang kamu belikan justru hilang karena penipuan.

Selain itu, tempat resmi juga akan menjual emas yang berkualitas alias tidak cacat dan rusak sehingga harga emas yang nanti akan kamu jual tidak berpengaruh karena kondisi yang tidak sempurna.

Hal ini berarti ketika kamu membeli kalung emas 1 gram, tetap bisa dikatakan sebagai investasi. Akan tetapi, keuntungan yang dihasilkan jika kamu membeli emas berupa logam mulia tentu jauh lebih besar dibanding kalung emas 1 gram.

Oleh karena itu, pastikan tujuan kamu dalam membeli emas seperti kalung emas 1 gram. Apakah sebagai perhiasan untuk penunjang penampilan atau sebagai instrumen investasi.

0 komentar:

Posting Komentar