Pages

Sabtu, 21 Agustus 2021

Penyebab dan Ciri Alergi Sabun Cuci Piring yang Perlu Diketahui


Apakah Anda pernah mendengar tentang masalah alergi sabun cuci piring sebelumnya? Bisa dikatakan jika alergi sabun cuci piring adalah masalah yang cukup umum terjadi dan biasanya dialami oleh seseorang yang memiliki kulit cenderung sensitif. Jika masalah ini terjadi, maka kulit akan bereaksi dan terkadang akan muncul rasa gatal yang cukup menyiksa.

Nah, pada kesempatan ini akan dibahas tentang beberapa penyebab serta ciri alergi sabun cuci piring yang umumnya terjadi. Tentu, dengan mengetahui beberapa detail tersebut nantinya Anda bisa melakukan pencegahan agar masalah ini tidak terjadi pada Anda.

Apa saja penyebab serta ciri dari alergi sabun cuci piring tersebut? Simak ulasan selengkapnya!

Penyebab Umum Alergi Sabun Cuci Piring

Berbincang tentang penyebab umum kenapa masalah alergi sabun cuci piring ini terjadi, ada beberapa sebab yang perlu Anda ketahui. Beberapa penyebab tersebut adalah sebagai berikut:

1. Dermatitis kontak iritan

Dermatitis kontak iritan menjadi salah satu penyebab umum kenapa alergi sabun cuci piring bisa terjadi. Seseorang bisa saja mengalami dermatitis kontak iritan ketika mengalami reaksi saat menggunakan produk sabun cuci piring untuk pertama kali atau setelah beberapa kali penggunaan.

Perlu diketahui bahwa sabun cuci piring termasuk salah satu zat alergen yang paling rentan. Hal ini dikarenakan di dalam produk sabun cuci piring secara umum terdapat aneka bahan kimia sehingga bisa menyebabkan ruam kulit, gatal yang menyerang serta alergi.

Beberapa bahan kimia di dalam produk sabun cuci piring yang disinyalir menjadi penyebab masalah alergi adalah zat pengawet, pewarna, enzim, wewangian serta pengental. Oleh karenanya, sebelum Anda memilih produk sabun cuci piring, cek terlebih dahulu kandungan yang dimiliki dan pilih produk yang cenderung aman digunakan.

2. Dermatitis kontak alergi

Berbeda dengan alasan sebelumnya, dermatitis kontak alergi adalah sebuah kondisi di mana bagian tubuh mengalami reaksi alergi karena adanya kandungan bahan kimia tertentu. Nah, dalam hal ini, ketika kondisi ini terjadi maka tubuh secara langsung akan mengeluarkan respons imun.

Beberapa respons imun yang terjadi adalah rasa gatal yang muncul, munculnya ruam yang memerah, iritasi, kulit pecah dan lainnya. Nah, jika Anda menemukan permukaan jari yang sering pecah-pecah setelah mencuci piring, maka bisa jadi Anda terkena dermatitis kontak alergi tersebut.

Dua hal di atas menjadi sebab yang paling umum kenapa alergi sabun cuci piring bisa terjadi. Tentu, efek alergi secara umum akan cenderung lebih parah terutama pada seseorang yang memiliki tingkat sensitivitas kulit yang lebih tinggi.

Ciri-ciri Alergi Sabun Cuci Piring

Saat alergi sabun cuci piring menyerang, ada beberapa ciri dan gejala yang muncul. Tentu saja, memperhatikan ciri dari alergi tersebut sangat penting agar nantinya Anda bisa melakukan tindakan dengan cepat dan tepat.

Adapun beberapa ciri umum yang terjadi karena alergi sabun cuci piring adalah sebagai berikut:

• Munculnya ruam kemerahan pada beberapa bagian tubuh, terutama tangan yang kontak langsung dengan sabun cuci piring

• Adanya rasa gatal yang muncul dan tak kunjung hilang

• Muncul luka di bagian tubuh yang terkena sabun cuci piring

• Kulit terasa lebih kering dan cenderung pecah-pecah

Jika Anda menemukan ciri di atas terjadi, maka sebaiknya Anda segera melakukan tindakan. Selain itu, berusahalah untuk mencari produk sabun cuci piring yang cenderung aman dari risiko alergi, seperti produk sabun cuci piring Sparkle yang tersedia di Blibli.com!

0 komentar:

Posting Komentar